Ikan Hias

Mudahnya Cara Budidaya Ikan Hias Manfish

Cara Budidaya Ikan Hias Manfish – Manfish adalah ikan yang cenderung hanya melayang dan terkesan paling kalem diantara jenis ikan hias air tawar yang lain. Bergerak hanya seperlunya, nampak seperti layang2 yang dipancer ditengah sawah. Manfish memiliki warna hitam, putih, perpaduan hitam putih dan perak.

Maka bagi anda yang selama ini menjadi hobiis ikan manfish anda pun bisa mencoba untuk melakukan budidaya atau ternak ikan manfish ini. Hal ini pun bisa menjadi ladang usaha yang cukup menjanjikan bagi anda yang benar – benar serius untuk mengembangbiakan atau membudidayakan ikan hias manfish ini.

Ikan Manfish dapat dijadikan induk setelah umurnya mencapai 7 bulan dengan ukuran panjang ± 7,5 cm. Untuk mencapai hasil yang optimal, induk harus dikelola dengan baik antara lain dengan pemberian pakan yang baik. Seperti jentik nyamuk ( Untuk mengetahui cara budidayanya silahkan buka di sini Cara Budidaya Jentik Nyamuk ), cacing Tubifex, atau Chironomous.

Setelah itu dapat dilakukan dengan memasangkan induk Manfish secara langsung setelah mengetahui induk jantan dan betina. Induk jantan dicirikan dengan ukuran tubuh yang lebih besar dibandingkan dengan induk betina.

Kepala induk jantan terlihat agak besar dengan bagian antara mulut ke sirip punggung berbentuk cembung. Serta badan lebih ramping dibandingkan dengan ikan betina. Sementara induk betina dicirikan oleh ukuran tubuh yang lebih kecil dan bentuk kepalanya yang lebih kecil dengan bagian perut yang lebih besar/gemuk serta terlihat agak menonjol.

Teknik Pemijahan Ternak Ikan Hias Manfish

Cara Pemijahan Budidaya Ikan Hias Manfish dapat dilakukan di akuarium berukuran 60x50x40 cm³ denagn tinggi air± 30 cm. kedalam akuarium tersebut diberiakan aerasi untuk menyuplai oksigen. Ikan manfish akan menempelkan telurnya pada substrat yang halus, misalnya potongan pipa PVC yang telah disiapkan/ditempatkan dalam akuarium pemijahan.

Karena ikan manfish cenderung menyukai suasana yang gelap dan tenang, maka pada dinding akuarium dapat ditempelkan kertas atau plastic yang berwarna gelap.

Induk manfish akan memijah pada malam hari. Induk betina menempelkan telurnya pada substrat dan diikuti ikan jantan yang menyemprotkan spermanya pada semua telur, sehingga telur-telur tersebut terbuahi. Jumlah telur yang dihasilkan setiap induk berkisar antara 500-1000 butir,. Selama masa pemijahan tersebut, induk tetap diberi pakan berupa cacing Tubifex, Chironomous atau Daphnia ( Untuk mengetahui cara budidayanya silahkan buka di sini Cara Budidaya Kutu air / Daphnia ).

Penetesan Telur dan Pemeliharaan larva Ikan Manfish

Telur yang menempel pada substrat selanjutnya dipindahkan ke akuarium pemetasan telur (berukuran 60 x 50 x40 cm³) untuk ditetaskan. Pada air media penetasan sebaiknay ditambahkan obat anti jamur, antara lain Methyline Blue dengan dosis 1 ppm. Untuk menjaga kestabilan suhu, maka ke dalam media penetasan telur tersebut digunakan pemanas air (water haater) yang dipasang pada suhu 27-28°C.

Telur manfish akan menetas setelah 2-3 hari, dengan derajat penetasan telur berkisar 70-90%. Selanjutnya paralon tempat penempelan telur diangkat dan dilakukan perawatan larva hingga berumur ±2 minggu.

Pakan yang diberikan selama pemeliharaan larva tersebut beruapa pakan alami yang sesuai dengan bukaan mulut larva dan memiliki kandungan protein yang tinggi, antara lain nauplii Artemia sp. ( Untuk mengetahui cara budidayanya silahkan buka di sini Cara budidaya Artemia ). Pakan tersebut dberikan 2 kali sehari (pagi dan sore) hingga larva berumur ± 10 hari dan dilanjutkan dengan pemberian cacing Tubifex.

Perbesaan Dan Pembesaran Ikan Manfish

Setelah berumur ± 2 minggu, benih tersebut dapat dilakukan penjarangan untuk kemudian dilakuakn pendederan sampai ikan berumur satu bulan. Langkah berikutnya adalah memanen benih tersebut untuk dipindahkan ke dalam bak/wadah pembesaran.

Dalam hal ini dapat digunakan bak fiber atau bak semen, tergantung wadah yang tersedia. Selama masa pembesaran, diupayakan agar ada aliran air ke dalam wadah pembesaran walaupun sedikit. Padat penebaran untuk pembesaran ikan manfish berkisar 100 ekor/m₂. Pakan yang diberikan berupa cacing Tubilex atau pellet sampai benih berumur ±2 bulan.

Ukuran yang dicapai biasanya berksar 3-5 cm

Jika pakan dan kualitas air mendukung, sintasan pada masa pembesaran dapat mencapai 70-90%. Selanjutnya benih manfish dapat dibesarkan lagi hingga mencapai ukuran calon induk atau induk denagn padat penebaran yang lebih kecil.

Cara Merawat Ikan Palmas (Ikan Naga)

Ikan manfish dikenal cukup peka terhadap serangan penyakit, untuk itu diperlukan pengelolaan secara baik denagn menjaga kualitas air dan jumlah pakan yang diberikan. Beberapa jenis parasit yang biasa menyerang benih/induk Manfish antara lain adalah : Trichodina sp.Chilodonella sp.dan Epystylis sp. Sedangkan bakteri yang menginfeksi adalah Aeromonas hydrophilla.

Beberapa jenis obat yang dapat digunakan untuk menanggulangi serangan penyakit parasitek antara lain: Formalin 25%, NaCl 500 ppm. Sedangakan untuk penyakit bacterial dapat digunakan Oxytetrachycline 5-10 ppm dengan cara perendaman 24 jam.

Baca juga Jenis-Jenis Ikan Hias Manfish

Seputar Ikan Hias Manfish

Mengenal Ikan Hias Manfish atau dikenal juga dengan Angel fish merupakan ikan hias yang berasal dari perairan Amazon. Ikan ini tergolong kedalam famili chiclidae yang sudah melegenda di dunia ikan hias. ikan ini menjadi lambang ikan hias karena namanya sudah mendunia. Beberapa jenis manfish yaitu manfish diamond, manfish imperial, manfish marble dan manfish black-white.

Bentuk tubuh ikan manfish seperti segitiga dan busur anak panah. gaya berenangnya yang elegan membuatnya dikenal dengan sebutan angelfish. Karakter ikan yang gemar bergerask zigzag ini cukup tenang, bahkan saat gugup karena belum beradaptasi diakuarium. ikan ini dapat dicampur dengan ikan apapun asalakan bukan ikan tipe predator yang suka mengejar ikan lain.

Karakteristik Ikan Hias Manfish

Manfish Diamond (Berlian) > berwarna perak mengkilat sampai hijau keabuan. pada bagian kepala atas terdapat warna kuning hingga coklat kehitaman yang menyusur sampai bagian punggung.
Manfish Imperial > mempunyai warna dasar perak tetapi tubuhnya dihiasi empat buah garis vertikal berwarna hitam/coklat kehitaman.
Manfish Marble > memiliki warna campuran hitam dan putih yang membentuk garis vertikal.
Manfish Black-white > mempunyai warna hitam menghiasi separuh tubuhnya bagian belakang dan warna putih menghiasi separuh bagian depan termasuk kepala.

Habitat asli ikan manfish dari perairan Amazon, Brazil, columbia dan Peru di wilayah Amerika selatan. Ikan Manfish hidup diperairan air tawar (pH 6 – 8) yang tenang arus airnya dan punya banyak tanaman air. Suhu air ideal untuk manfish berkisar 24 – 30 dejat celcius.Ukuran ikan manfish bisa mencapai panjang 7,5 cm

Beberapa pembudidaya meletgakan tanaman air dipermukaan sebagai pelindung ikan dari sinar matahari langsung. Air yang digunakan untuk membudidayakan ikan manfish sebaiknya air tanah yang telah diendapkan terlebih dahulu. Pemberian methilen blue diperlukan ketika tempat pemeliharaan pada akuarium, sedangkan jika pada kolam permanen yang berukuran besar biasanya tidak dilakukan.

Ekosistem Ikan Hias Manfish

Kita mengenal Ikan manfish hias merupakan perenang cepat sehingga sulit di tangkap pada perairaqn luas. Biasanya ikan manfish berenang secara bergerombol baik jantan maupun betina. Jika dipelihara di akuarium tidak terlihat berenang secara cepat karena luas tempat yang sempit.

Ikan manfih yang dipelihara dikolam permanen dengan ukuran besar akan berenang secara bergerombol dan sangat cepat. Sehingga untuk melakukan penangkapan biasanya dilakukan pada malam atau pagi hari. Ketika dipelihara di akuarium ikan manfish yang bergerombol cenderung lebih menyukai beraktifitas dipojok-pojok akuarium.

Manfish dikenal sebagai induk yang baik bagi anak-anaknya. Mereka akan menjaga dan merawat anak-anaknya hingga mampu hidup mandiri. Namun untuk alasan bisnis sebaiknya penetasan telur dan pembesaran benih dilakukan dibak khusus, tidak dicampur dengan induknya. Dengan demikian induk bisa berproduksi lagi dalam waktu yang relatif singkat. Ikan ini mulai terlihat agresif terhadap sesamanya setelah berumur 8 – 12 bulan dengan saling menggigit mulut (jaw-locking) seperti banyak dilakukan ikan siklid lain yang berukuran raksasa.

Baca juga Cara Budidaya Ikan Hias Manfish

Cara Menangani Ikan Palmas (Ikan Naga)

Merawat Ikan Palmas atau Ikan naga (Polypterus palmas) adalah ikan air tawar yang termasuk dalam keluarga Polypteridae. Para penghobi ikan hias menyukai ikan ini sebab memiliki postur unik dan sirip yang berjumlah cukup banyak. Ikan ini juga senang berenang di dasar air sehingga kelihatan seperti merayap. Sebutan lain ikan ini yaitu ikan palmas.

Sebagai ikan yang berasal dari Afrika Barat, ikan naga tergolong sebagai ikan primitif dan predator. Bentuk kepalanya tidak jauh berbeda seperti ikan gabus yakni sama-sama menyerupai ular (snake head fish). Ikan naga mampu menyerap udara melalui sistem pernapasan yang mirip paru-paru. Ikan ini juga dapat menggunakan sirip dadanya yang kokoh untuk merayap di atas permukaan tanah.

Oleh karena itu, akuarium yang dipakai untuk memelihara ikan naga / Merawat Ikan Palmas harus dilengkapi dengan penutup untuk mencegahnya kabur dari tangki. Walau perangainya buas, Anda bisa mencampurkan ikan ini bersama ikan-ikan lainnya asalkan mempunyai postur lebih besar. Sebagaimana ikan purba lainnya, palmas bisa hidup dengan baik di perairan yang mengandung oksigen berkadar rendah.

Secara garis besar, ikan naga mempunyai panjang tubuh maksimal hingga mencapai 30 cm. Beberapa jenis ikan palmas yang lumrah dipelihara antara lain Polypterus palmas, Polypterus delhezy, Polypterus ornatipinis, Polypterus retropinis, Polypterus weeksy, Polypterus palmas polli, dan Polypterus palmas buettikoferi. Ikan naga jantan memiliki sirip anus yang berukuran dua kali lebih lebar daripada ikan betina.

Pemilihan Ikan Palmas (Naga)

Ikan naga bisa dirawat di akuarium secara berpasangan atau pun berkelompok. Satu pasang ikan naga terdiri atas 1 jantan dan 1 betina. Sedangkan bila ingin memeliharanya secara berkelompok, masukkan lah 2 jantan dan 3 betina sekaligus.

Anda bisa mengetahui jenis kelamin ikan ini melalui ukuran sirip analnya, di mana ikan naga / Merawat Ikan Palmas jantan memiliki sirip anal yang lebar dan betina mempunyai sirip anal yang kecil. Ikan naga yang bagus ditandai dari bentuknya yang proporsional dan kondisi tubuhnya tampak sehat.

Pengaturan Kondisi Akuarium Ikan Palmas (Ikan Naga)

Media yang dapat dipakai untuk merawat ikan naga bisa berupa akuarium maupun kolam. Jika Anda ingin memeliharanya di dalam akuarium, gunakan akuarium yang berukuran minimal 100 x 50 x 40 cm agar ikan bisa bergerak leluasa di dalamnya. Setelah itu, pasang alat aerator atau submersible untuk meningkatkan kandungan udara terlarut di dalam air. Untuk membuat habitatnya semakin mirip, tak ada salahnya memasukkan potongan kayu, batu, dan pasir.

Pengisian Air Bersih

Sebelum dituangkan ke dalam akuarium, air yang akan dipakai harus dibersihkan terlebih dahulu untuk menghilangkan kandungan zat kaporit. Air yang digunakan tersebut harus memiliki tingkat keasaman yang berkisar antara pH 6,5-7. Isikan air ke dalam akuarium hingga mencapai ketinggian 25 cm supaya ikan ini tidak mudah meloncat kabur. Jaga temperatur air supaya tetap bertahan di rentang angka 16-27 derajat celcius.

Pemberian Makanan Ikan Palmas (Ikan Naga)

Ikan naga merupakan binatang karnivora. Makanan yang bisa Anda berikan kepada ikan ini misalnya anakan ikan mas, anakan ikan lele, jangkrik, udang, cere, cacing, dan sebagainya. Sesekali boleh juga memberikannya pelet agar kebutuhan gizinya terpenuhi. Usahakan berikan makanan sebanyak 3 kali dalam sehari dengan dosis yang secukupnya.

Pembersihan Akuarium Berkala

Akuarium pemeliharaan Merawat Ikan Palmas wajib dibersihkan secara teratur. Setiap seminggu sekali, ganti lah 3/4 volume akuarium tersebut dengan air yang baru. Sedangkan pembersihan menyeluruh dilaksanakan setiap sebulan sekali untuk menjaga kualitas air dan mencegah ikan mengalami stres. Pembersihan dilakukan cukup dengan membasuhnya memakai air mengalir saja.

Baca juga Cara Budidaya Ikan Komet

Aneka Ragam Ikan Hias Ikan Palmas (Ikan Naga)

Jenis Ikan Hias Ikan Palmas atau binchir ini termasuk ke dalam jenis ikan predator. ikan eksotis yang mirip mahluk jaman purba ini merupakan salah satu ikan hias yang banyak dikoleksi. Ikan predator yang senang berburu pada malam hari ini senang berada di dasar akuarium. Oleh karenanya substrat berupa pasir sangat disarankan pada tank atau akuarium. Ikan Palmas ini juga memiliki kemampuan untuk bertahan hidup di luar air selama beberapa waktu. Jenis Ikan Hias Ikan Palmas yang mampu berjalan dengan siripnya ini memiliki banyak jenis. Jenis jenis ikan palmas ini diantaranya yaitu:

ikan yang sering disebut ikan naga ini memiliki sepasang paru-paru primitif dan kantung kemih, yang memungkinkannya menghirup udara dari permukaan air secara berkala. Ikan naga sering naik ke permukaan untuk tujuan ini. Selama kulit tetap lembab, seperti dikatakan sebelumnya ikan naga bisa tetap berada di luar air untuk jangka waktu yang hampir tidak terbatas.

Barred birchir atau delhezi ini berasal dari Kongo Afrika dengan ukuran bisa mencapai 35 cm. Ukuran akuarium di sarankan 120cm x 45cm x 37.5cm (200 liter). Substrat pasir halus dengan potongan kayu apung dan batu yang dibentuk sebagai tempat persembunyian sangat disarankan.

Akuarium untuk memelihara Jenis Ikan Hias Ikan Palmas Delhezi ini sebaiknya memiliki tutup karena ikan ini pandai melompat. Delhezi ini merupakan ikan carnivora alias jenis ikan predator dan biasanya tidak akan menerima makanan kering di akuarium, meskipun ada beberapa bisa dilatih untuk mengkonsumsi pelet. Makanan yang paling cocok adalah pakan hidup atau makanan beku seperti udang, cacing tanah, kerang, cacing darah dll. Ikan palmas delhezi ini merupakan salah satu yang paling populer.

Untuk tank mate selama ikan itu tidak muat dimulutnya ikan palmas bisa bersifat damai. Tank mate yang cocok diantaranya yaitu spesies Polypterus lainnya, Synodontis, Datnoides, Balida alias/knife fish.

Saddled Bichir (Polypterus endlicheri endlicheri)

Polypterus endlicheri ini merupakan salah satu spesies Palmas yang terbesar. Ukurannya bisa mencapai lebih dari 50 cm bahkan hingga 75cm . Ikan palmas jenis ini berasal dari Afrika. Kepalanya kecil dan seperti kadal dengan mulut menganga besar dan mata kecil di kedua sisinya. Karena penglihatannya buruk, ikan palmas mengandalkan penciuman. Hal ini dimungkinkan dengan tonjolan lubang hidungnya yang mampu mendeteksi bau mangsanya.

Congo bichir (Polypterus endlicheri congicus)

Ikan Palmas ini merupakan satu-satunya sub spesies endlicheri , Congo bichir ini merupakan jenis ikan Palmas yang terbesar . Ia mampu tumbuh hingga panjang 1,2 meter , ikan palmas “raksasa” ini memiliki rahang yang dapat menghancurkan dan merobek mangsanya dalam waktu singkat. Yang membedakanya dengan Saddled Bichir (p endlicheri endlicheri) ialah jumlah marking belang pada tubuhnya.

Gray bichir ( Polypterus senegalus )

Gray bichir ini mempunyai ukuran maksimum sekitar 35 cm. Merupakan jenis yang paling populer dan banyak ditemukan dipasaran. Yang cukup diminati juga ialah dari jenis albino. Senegal ini termasuk ke dalam “upper jaw” bichir, artinya bahwa bichir jenis senegalus ini memiliki bibir atas yang lebih panjang dari bibir bawah.

Polli bichir (Polypterus palmas polli)

Polli bichir ini atau polli palmas adalah satu-satunya spesies palmas yang dapat ditemukan di sungai Great Kongo , dan juga palmas paling mudah dibedakan dibedakan dalam sub spesies p.palmas, memiliki ciri warna coklat zaitun dengan rona kehijauan dan pola berbintik-bintik gelap/kusam.

Polypterus mokelembembe (Mokèlé-mbèmbé bichir)

Dinamai dengan makhluk ” Mokele-mbembe ” yang kabarnya merupakan jenis dinosaurus yang masih hidup di hutan hujan Kongo , namanya diberikan secara harfiah berarti ” salah satu yang menghentikan aliran sungai “. Digambarkan terakhir 2006, Mokele-mbembe adalah tambahan terbaru untuk keluarga bichir , tetapi juga yang paling primitif di antara semua bichirs hingga saat ini.

Lapradei Bichir (Polyterus bichir lapradei)

Lapradei bichir adalah sub spesies Polypterus bichir. Penampilan ikan Palmas Lapradei ini sangat mirip dengan ikan Palmas Nile / Nile Bichir. Keduanya memiliki marking pola garis pararel mulai dari kepala hingga ke ekor. Yang membedakannya hanya jumlah sirip/duri dorsal. Lapradei ini memiliki jumlah duri yang lebih sedikit.

Cross River bichir (Polypterus teugelsi)

Jenis bichir yang berwarna coklat kemerahan berasal dari aliran sungai lintas di Kamerun dan merupakan salah satu spesies bichir yang paling elegan dan berwarna unik.

Baca juga Manfaat Ikan Hias Palmas Bagi Kesehatan

Ciri Ikan Hias Red Zebra

Ikan Hias Red Zebra – Jenis ikan hias air tawar yang populer tidak hanya didominasi oleh ikan yang berukuran sedang dan besar. Tapi jenis ikan hias yang berukuran kecil pun juga tak kalah banyak yang memeliharanya.

Alasan orang-orang yang menggemari ikan hias berukuran kecil disebabkan bentuknya yang unik dan warnanya biasanya lebih bervariasi. Selain itu, sifat ikan yang bertubuh mungil seringnya jauh lebih lincah berenang dan mudah disatukan dengan jenis ikan kecil lainnya. Dan salah satu jenis ikan hias yang bertubuh mungil tersebut adalah ikan Red Zebra.

Mungkin para penghobies ikan Aquarium sudah cukup kenal dan bahkan ada diantaranya yang memelihara ikan Red Zebra. Ya, ikan Red Zebra termasuk jenis ikan yang bertubuh mungil dengan panjang hanya sekitar 4 cm saja. Selain itu, ikan mungil ini juga dipanggil dengan Pink Danio yang warna tubuhnya memang terlihat tampak kemerahan.

Ciri fisik ikan Red Zebra tampak berwarna merah muda terang yang menutupi hampir sebagian besar tubuhnya. Ada juga warna putih yang terdapat di sekitar insang dan bagian bawah badannya sampai ke arah ekornya. Sirip ikan Red Zebra berukuran cukup pendek yang terdapat di bagian atas, bawah, dan dekat insangnya. Sirip tersebut terlihat transparan yang berwarna putih cerah.

Dikatakan bahwa ikan Red Zebra tergolong sebagai ikan air tawar yang lincah dan aktif berenang ke segala arah dalam akuarium. Walaupun ikan ini aktif bergerak bukan berarti agresif dengan ikan jenis lain yang ada di dekatnya.

Habitat Ikan Hias Red Zebra

Sebab ikan Red Zebra mudah bersahabat dengan ikan kecil lainnya seperti Guppy ataupun Tetra. Untuk itu dapat menggabungkan ikan Red Zebra dengan sesama jenis ataupun ikan kecil lainnya yang sifatnya sama dengan nya. Yang terpenting, ukuran akuarium mesti disesuaikan dengan jumlah ikan Red Zebra yang dipelihara.

Biasanya, orang-orang yang memelihara ikan Red Zebra tidak hanya cukup satu atau dua ekor saja. Akan tetapi jumlah ikan mungil tersebut dipelihara dalam satu akuarium dapat mencapai lebih dari 15 ekor. Dalam memeliharanya bisa diberikan pakan berupa cacing merah beku, cacing kering, pelet kecil, dan cacing sutera.

Selain itu, di alam liar biasanya ikan Red Zebra menghuni perairan yang agak berarus dan mendorongnya untuk terus aktif bergerak agar tidak terbawa arus yang ada di sungai. Untuk itu, dalam akuarium bisa ditambahkan alat yang membuat banyak gelembung udara agar airnya bisa tampak lebih berarus.

Bila Anda tertarik memelihara ikan Red Zebra dapat mencarinya di pasar ikan hias yang menjual beraneka ragam jenis ikan untuk dipelihara dalam akuarium. Harga ikan mungil ini pun sangatlah terjangkau yang dibandrol hanya sekitar 2 ribu sampai 5 ribu per ekornya.

Tinggi rendahnya harga yang dipatok untuk tiap ekor ikan Red Zebra disesuaikan dengan warna dan usianya. Karenanya, bagi Anda yang memang suka memelihara ikan hias mungkin tak ada salahnya melirik ikan Red Zebra untuk mengisi akuarium yang ada di rumah Anda.

Baca juga Mengenal Ikan Hias Congo Tetra