Ikan Hias

Macam Ikan Sapu-Sapu Hias (Pleco) Paling Populer

Bagi kamu penghobi baru ikan hias yang tertarik untuk memelihara Ikan Sapu-sapu (Pleco), berikut info jenis-jenis ikan Sapu-sapu hias yang paling populer di kalangan penghobi ikan hias. berikut jensi ikan sapu-Sapu Hias (Pleco).

Ikan Sapu-Sapu Hias Hypancistrus Zebra

kan Pleco dengan corak hitam dan bergaris-garis putih peris seperti zebra ini dinamakan Hypancistrus Zebra. Ikan Sapu-sapu hias yang berasal dari sungai Amazon ini merupakan ikan Sapu-sapu hias termahal, lho!

Ikan Sapu-Sapu Hias Leopard

Ikan Pleco Pseudacanthicus CF Leopardus sering disebut juga dengan ikan Pleco Leopard ini berasal dari Rio Negro, Brazil. Coraknya yang persis seperti leopard membuat ikan Pleco jenis ini terlihat unik. Ikan Pleco Leopard menempati posisi ke dua ikan Sapu-sapu hias termahal setelah ikan Pleco Hypancitrus Zebra.

Ikan Sapu-Sapu Hias Royal Pleco

Ikan Sapu-sapu hias yang memiliki panjang tubuh hingga 40 cm ini adalah ikan Royal Pleco atau Panaque Nigroliatus. Jenis ikan pleco yang biasanya berwarna kebiruan disertai corak guratan hitam memanjang ini dijumpai di basic Sungai Teles Pires, Brazil.

Ikan Sapu-Sapu Hias Small Spotted Cat Pleco

Dari namanya saja sudah menandakan bahwa ikan Pleco jenis ini adalah ragam ikan Pleco betubuh kecil. Ikan Small Spotted Cat Pleco yang banyak dijumpai di aliran sungai Amazon melewati Venezuela ini hanya memiliki panjang tubuh kurang dari 13 cm.

Ikan Sapu-Sapu Hias King Tiger

Coraknya yang terlihat seperti harimau, hanya saja warnanya hitam dan putih ini dinamakan ikan Pleco King Tiger.

Ikan Sapu-Sapu Hias Leopard Frog Pleco

Dari namanya saja sudah menandakan bahwa ikan Pleco jenis ini adalah varietas ikan Pleco bertubuh kecil. Ikan Small Spotted Cat Pleco yang banyak dijumpai di aliran sungai Amazon melewati Venezuela ini hanya memiliki panjang tubuh kurang dari 13 cm.

Cara Diet Ikan Pleco Yang Gampang

Diet pleco dapat dilakukan dengan cara mengombinasikan pakan dasar pleco dengan berbagai jenis sayuran. Untuk pleco hebivora dan limnivora, diet ini tidak akan mempengaruhi pola makan mereka, jenis diet yang diterapkan untuk masing-masing jenis pleco sangat bervariasi, tergantung pada jenisnya.

Pleco omnivore tidak membutuhkan terlalu banyak protein dalam diet mereka. Oleh karena itu, 22% diet protein sangat cocok untuk pleco omnivore. Untuk pleco karnivora, diet makanan dapat berupa pakan beku dan pakan hidup yang diberikan bersama pelet atau biasa yang mengandung spirulina.

Baca juga Mengenal ikan Sapu-sapu

Mencoba Budidaya Ikan Sepat

Budidaya ikan hias sepat adalah termasik dalam suku gurame (osphroneimidae). Dalam bahasa inggris di sebut sebagai mosaic gourami atau lace gourami mengacu kepada pola warna dan bintik-bintik indah dengan garis hitam di segi badannya.

Ikan yang bertubuh pipih dan bermoncong runcing sempit, panjang keseluruhan beserta ekor hingga 120mm. Berwarna abu-abu atau kebiruan dengan pola butir-butir berwarna kehijauan atau keperakan serupa mutiara banyak sekali. Sebuah pita berwarna gelap berjalan pada tengah sisi tubuh, mulai dari ujung moncong melewati mata dan berakhir dengan sebuah bintik pada pangkal ekor. Hewan jantan lebih berwarna-warni, dengan tenggorokan dan sirip dubur bagian depan berwarna kemerahan.

Berikut merupakan proses Budidaya ikan hias sepat yang bisa dilakukan secara mudah dirumah.

Agihan dan habitat

Sepat mutiara menyebar mulai dari Thailand, Malaysia, Sumatra, hingga Kalimantan. Ikan ini merupakan penghuni rawa-rawa dataran rendah yang berair sedikit asam. Ikan ini biasanya senang berada dekat permukaan hingga setengah kedalaman air.

Pemeliharaan di akuarium

Untuk memelihara sepasang sepat mutiara sebaiknya digunakan kolam atau akuarium berukuran sekurang-kurangnya 60 liter; lebih besar ukurannya akan lebih baik, karena ikan ini akan menunjukkan gejala stres apabila merasa terbatasi ruangannya. Suhu air sebaiknya berkisar antara 22–28 °C (72–82°F).

Pakan Ikan Sepat

Sepat mutiara adalah hewan omnivora, pemakan segala. Di akuarium, ikan ini dapat diberi pakan kering seperti pelet atau cacing tubifex kering. Sesekali, juga dapat diberikan pakan hidup seperti udang renik.

Pemijahan Ikan Sepat

Untuk tempat memijah, akuarium perlu dilengkapi dengan tanaman air yang mengapung. Di sini ikan jantan akan membuat sarang busa atau sarang gelembung dari air ludahnya, sebagai tempat memijah dan menyimpan telur hingga menetas nanti. Percumbuan dan pemijahan akan berlangsung di sarang ini, dan sesudah telur dikeluarkan dan dibuahi, sepat betina akan diusir keluar oleh si jantan.

Baca juga Mengenal Ikan Hias Sepat Mutiara

Mengenal Ikan Hias Sepat Mutiara

Ikan Hias Sepat Mutiara – Ikan Sepat Mutiara adalah sejenis ikan hias air tawar sisi suku gurami (osphronemidae). Di dalam bahasa inggris disebut sebagai mosaic gourami atau lace gourami merujuk pada pola warna berbintik-bintik indah dengan garis hitam di sisi tubuhnya.

Dengan nama dagang pearl gouramy atau mosaic gouramy datang dari Malaysia, Thailand, Sumatera dan kalimantan. Ikan yang berupa omnivora ini hidup pada suhu optimal 26-28° celcius ; Ph 6, 5-7, 0; dengan kekerasan air 6-8° dh.

Panjang tubuh ikan ini dapat menggapai 12 cm. Warnanya biru muda dengan kilas violet terang. Bagian seluruh tubuhnya dipenuhi oleh totol putih seperti mutiara dengan poly mosaik. pada saat birahi, warna segi perut jantan lantas orange.

Ciri khas Ikan Hias Sepat Mutiara

Ikan yang bertubuh pipih dan bermoncong agak runcing sempit, panjang keseluruhan beserta ekor hingga memanjang 120 mm. berwarna abu-abu atau kebiruan dengan pola butir-butir berwarna kehijauan atau keperakan sama mutiara amat banyak.

Suatu hal pita berwarna gelap jalur pada tengah sisi tubuh, diawali dari ujung moncong melewati mata dan berakhir dengan suatu hal bintik pada pangkal ekor. Ikan sepat mutiara jantan akan lebih berwarna warni, dengan tenggorokan dan sirip dubur segi depan berwarna kemerahan.

Persebaran serta habitat

Sepat mutiara menyebar diawali dari thailand, malaysia, sumatra, hingga kalimantan. ikan ini yaitu penghuni rawa-rawa dataran rendah yang berair sedikit asam. ikan ini biasanya senang ada dekat permukaan hingga 1/2 kedalaman air.

Pakan Ikan Hias Sepat Mutiara

Sepat mutiara yakni hewan omnivora, pemakan seluruh. Di aquarium, ikan ini dapat diberi pakan kering layaknya pelet atau cacing tubifex kering. Sesekali, juga dapat diberikan pakan hidup layaknya udang renik.

Pemijahan

Langkah pemijahan dan pemeliharaan ikan ini hampir sama saja dengan dwarf gouramy. perbedaannya hanya pada ke-2 induknya yang sangat sctia melindungi telurnya. oleh karena itu, pemisahan induk jantan dan betina dengan anaknya dapat ditangani setelah larva bisa berenang atau kurang lebih umur 1 minggu. ukuran jual kurang lebih 4 cm atau sudah berumur 3, 5 bln.

Pemeliharaan di aquarium

Untuk memelihara sepasang sepat mutiara sebaiknya digunakan kolam atau aquarium berukuran sekurang-kurangnya 60 liter ; makin besar ukurannya bisa makin baik, karena ikan ini bisa perlihatkan sinyal tanda stres bila lantas terbatasi ruangannya.

Suhu air yang digunakan sekitar 22–28 °celcius. Permukaan airnya baiknya berkenaan segera dengan udara terbuka, agar organ labirin ikan ini dapat bertindak dengan baik. kelengkapan aquarium yang diperlukan salah satunya yakni substrat dan ornamen yang pas, tetumbuhan air, filter air, pencahayaan, serta perawatan.

Untuk area memijah, aquarium perlu dilengkapi dengan tanaman air yang mengapung. Di sini ikan jantan bisa buat sarang busa atau sarang gelembung dari air ludahnya, sebagai area memijah dan menyimpan telur hingga menetas kelak. Percumbuan dan pemijahan bisa jalan di sarang ini, dan sesudah telur dikeluarkan dan dibuahi, sepat betina bisa diusir keluar oleh si jantan.

Budidaya Ikan Sapu-Sapu (Pleco)

Budidaya Ikan Sapu-Sapu – Memijahkan pleco dapat dikatakan gampang-gampang susah. Pleco biasa dipelihara dalam akuarium, demikian pula pemijahannya juga dilakukan dalam akuarium. Ketika memijahkan pleco, perlu dilakukan beberapa hal, yaitu :

Mengatur Pola Makan Induk (Diet)

Agar pemijahan pleco berhasil, induk pleco yang akan dipijahkan sebaiknya menjalani pola makan atau diet yang teratur . Diet ini bertujuan agar kebutuhan gizi dan vitamin tercukupi.

Diet pleco dapat dilakukan dengan cara mengombinasikan pakan dasar pleco dengan berbagai jenis sayuran. Untuk pleco hebivora dan limnivora, diet ini tidak akan mempengaruhi pola makan mereka, jenis diet yang diterapkan untuk masing-masing jenis pleco sangat bervariasi, tergantung pada jenisnya.

Pleco omnivore tidak membutuhkan terlalu banyak protein dalam diet mereka. Oleh karena itu, 22% diet protein sangat cocok untuk pleco omnivore. Untuk pleco karnivora, diet makanan dapat berupa pakan beku dan pakan hidup yang diberikan bersama pelet atau biasa yang mengandung spirulina.

Penentuan Substrat

Pemilihan substrat pleco tergantung pada jenis pleco yang akan dipijahkan, tetapi secara umum ada tiga jenis substrat dan tempat pemijahan.persamaan dari ketiga jenis tersebut adalah pintu masuk. Pinstu masuk substrat pleco sebaiknya berbentuk segi empat atau persegi panjang yang ukurannya sesuai dengan ukuran sirip dada pleco jantan.

Memilih dan Mengolonikan Induk

Pemilihan Induk : Pemilihan induk sangat menentukan keberhasilan suatu pemijahan induk yang akan dipijah sebaiknya dipilih induk yang telah dewasa. Membedakan pleco jantan dan betina tidaklah sulit. Pleco jantan dewasa memiliki banyak detail pada bagian kepalanya bila dibandingkan dengan pleco betina. Kepala pleco betina berbentukbulat dan tidak banyak detailnya.

Pengolonian : Satu koloni pleco terdiri atas 1 jantan 2-5 betina. Dari pengolonian tersebut akan diperoleh pasangan induk jantan dan betina. Setelah diperoleh pasangan induk pleco maka diproses pemijahan dapat dilakukan.

Pemijahan : Pemijahan pleco dilakukan dalam akuarium tersendiri. Di dalam akuarium tersebut harus disediakan substrat yang sesuai dengan jenis pleco. Kondisi air akuarium harus selalu jernih dan bersih. Air akuarium sebaiknya diganti setiap satu minggu sekali. Biasanya pleco akan berpijah pada minggu pertema mereka dimasukkan ke akuarium pemijahan. Jika hal ini tidak terjadi, proses pemilihan induk dan pemijahan dapat dilakukan lagi setelah 1 bulan.

Pembesaran Benih

Untuk ikan yang dibesarkan di kolam tanah, biasanya petani hanya mengandalkan pakan alami berupa pemberian pupuk pada kolam sehingga benih akan memakan beragam plankton yang tersedia di kolam tanah tersebut. di aquarium, benih dapat diberi pakan cacing sutera blender. setelah 2 minggu, ikan dapat diberi pakan cacing sutera utuh.

Fasekritis. di habitat aslinya, ikan ini sangat mudah berkembang biak. faktanya, pembudidayaan relatif sulit karena pada fase ikan berumur 0 hari sampai 3 minggu masih perlu perhatian khusus.

Karakter Ikan Sapu-sapu

Mengenal ikan Sapu-sapu – Ikan Sapu-Sapu mungkin sebagian besar dari para pembaca sudah mengenal ataupun pernah melihatnya. Hal ini terasa wajar sebab jenis ikan Sapu-Sapu telah lama dikenal sebagai ikan pembersih kaca akuarium. Keberadaannya pun cukup banyak terdapat di area sungai atau kali yang berada di kota maupun pedesaan.

Ikan Sapu-Sapu merupakan salah satu jenis ikan hias yang bertubuh sedang dengan panjang sekitar 25 sampai 30 cm. Tapi saat dirawat dengan baik ukuran tubuhnya juga bisa mencapai hampir 100 cm.

Secara umum bentuk tubuhnya di tiap jenis tergolong hampir serupa dengan bagian bawahnya tampak datar. Kepalanya berukuran agak besar dengan bentuk hampir segitiga dan sedikit datar. Di bagian atas tubuhnya terdapat sirip tegak yang berukuran agak panjang dan lumayan lebar hingga hampir menyentuh pangkal ekornya.

Di bagian belakang insang terdapat masing-masing dua sirip yang berukuran sedang dan agak lebar. Lalu ekornya berukuran sedang dengan bentuk menyerupai sirip depannya yang datar.

Selain itu juga, mulut ikan Sapu-Sapu berada hampir sejajar dengan bagian dagunya yang langsung bersentuhan dengan lantai akuarium. Di bagian sisi samping mulutnya juga terdapat tentakel yang berukuran sedang dan sedikit dengan ikan Arwana atau Lele.

Matanya berukuran sedang yang tampak agak menonjol keluar. Lalu corak warnanya biasanya berbeda-beda untuk tiap jenisnya. Tapi secara umum corak warnanya ada yang terdiri dari satu sampai tiga warna dengan warna mencolok dan agak gelap seperti kuning keemasan, hitam, putih, biru laut, dan cokelat.

Habitat ikan Sapu-sapu

Keberadaannya ikan Sapu-Sapu biasanya mudah dijumpai di area sungai besar maupun kecil, rawa-rawa, dan selokan. Kemampuan bertahan hidupnya tergolong sangat tinggi yang bahkan melebihi daya hidup ikan Lele maupun Gabus.

Sebab ikan Sapu-Sapu juga mampu berenang dengan kondisi air yang tidak hanya berlumpur tapi juga dipenuhi zat-zat kimia berbahaya. Untuk itulah, jenis ikan ini tidak dianjurkan dikonsumsi masyarakat karena bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.

Penyebaran ikan yang termasuk dalam keluarga Loricariidae ini tidak hanya terdapat di Indonesia tapi juga di banyak negara lainnya hingga mencapai Benua Amerika.

Jenis ikan Sapu-Sapu pun juga tergolong beragam tapi yang umumnya dikenal orang-orang untuk dijadikan ikan hias hanya ada beberapa mulai dari ikan Hypancitrus Zebra, Sapu-Sapu Leopard, Sapu-Sapu Leopard Frog Pleco, Golden Royal Lne Pleco, dan lainnya.

Saat berada di akuarium biasanya ikan ini akan berada di bagian dasar atau menempel di dinding kacanya. Gerakannya tergolong lambat dengan lebih suka berdiam diri untuk jangka waktu yang lama.

Begitu juga dengan makanan yang disantapnya umumnya berupa sisa makanan dari ikan hias lain, jamur, dan lumut. Dengan menyantap makanan sisa maupun jamur maka membuat kondisi akuarium tampak bersih.